Kunci Sukses Menjadi Guru Berprestasi


Belajar Menulis Gelombang 9
April 12, 2020
Pertemuan 3                 : Minggu, 12 April  2020
Waktu                          : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri                      : H. Encon Rahman (Kang Encon)
                                     
Topik                           : Kunci Sukses Menjadi Guru Berprestasi
Peresume                      :Pajarwati,M.Pd. SMPN 16 Tangerang Kota   
Email/website              : fajar0798@gmail.com/pajatwati.blogspot.com

Materi malam ini disampaikan oleh Bapak Encon Rahman, beliau seorang guru berprestasi Tingkat Nasional  juara 1 tahun 2016 dan  terpilih mewakili bangsa Indonesia untuk tampil di ajang internasional sebagai  guru terbaik Indonesia pada tahun 2017 dari negara Thailand, yakni penghargaan Princess Maha Chakri Awards (PMCA)  berikut resume materinya.


   Pada kesempatan ini embahas tentang hal hal yang berkenaan dengan Guru Berprestasi. Lomba guru berprestasi ini tidak  hanya diadakan  di Indonesia, namun juga diadakan  di berbagai Negara lainnya. Itulah sebabnya mengapa pemerintah setiap tahun mengadakan lomba guru berprestasi. Lomba tersebut  merupakan  ajang prestasi yang bergengsi bagi seorang guru. Karena penilaian guru berprestasi lebih komprehensif dan menyeluruh dari berbagai faktor. Dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2015 dikatakan bahwa jabatan guru adalah profesi. Jabatan profesional ini mencakup 7 M, yaitu:
1.   Mendidik
2.   Membimbing
3.   Mengarahkan
4.   Melatih
5.   Menilai
6.   Mengajar
7.   Mengevaluasi

Adapun tujuan diadakannya Lomba guru berprestasi adalah:
1. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat, mulia, bermartabat dan terlindungi.
2. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas
    profesionalnya.
3. Meningkatkan persaingan yang sehat dan memberi pemberian penghargaan di bidang
    Pendidikan.
4. Membangun komitmen mutu guru dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran
    menuju standar nasional Pendidikan.

Menjadi guru berprestasi tidaklah mudah namun juga tidak mustahil.  Sebagaimana kita ketahui lomba guru berprestasi  merupakan ajang prestasi dan prestise tertinggi dari karir seorang guru. Lomba-lomba sejenis yang diadakan oleh Kemdikbud seperti: Inobel, Ikg, Ogn dan sejenisnya itu bari bagian terkecil dari komponen gupres. Berdasarkan kondisi seperti itu, bagi rekan-rekan guru yang tertarik akan mengikuti ajang lomba guru berprestasi  harus dipersiapkan sejak dini.
Rahasia sukses Bapak Encon menjadi juara lomba guru berprestasi dan guru internasional tahun 2017 adalah:
1.      Amalan batiniah,
Dengan menghilangkan penyakit hati mulai pemilihan guru berprestasi tingkat kecamatan hingga nasional. Jadi jangan dengki kepada orang lain sesame peserta gupres dan jangan sombong dan ada rasa bakal jadi pemenang karena kita merasa paling banyak karya, misalnya.
2.      Amalan lahiriah,
Dengan mempersiapkan dengan baik kapan waktu yang dibutuhkan dalam lomba tersebut berdasar pada pedoman lomba guru berprestasi yang selalu disampaikan oleh pemerintah pada setiap tahun. Siapkan karya tulis untuk bekal guru berprestasi, antara lain: buku-buku karangan sendiri/antologi dan tulisan yang pernah dimuat di berbagai media cetak. Siapkan pula media pembelajaran, bimbingan kepada rekan guru dan bimbingan kepada anak-anak kita sehingga menjadi juara.

      Setelah pemaparan materi dilanjutkan tanya jawab hal - hal yang berhubungan dengan guru berprestasi.
T: Trik apa saja yang dilakukan untuk mendapatkan penghargaan Maha Cakhri Award?
J: - Salah satu indikatornya adalah menjadi guru berprestasi.
    - Unsur yang dinilai adalah berasal dari 4 kompetensi sebagai guru, kompetensi kepribadian,
     social, pedagogik, professional yang dibuktikan dalam bentuk portofolio, wawancara, tes,
     presentasi dan sikap saat mengikuti ajang guru berprestasi.
   - Memiliki tulisan yang dibukukan/artikel di surat kabar (kompetensi profesionalisme).
   - Memiliki buku tulisan, piagam.

T: Apa saja trik memotivasi diri untuk jadi guru berprestasi?
J: Ingin menjadi contoh kebaikan dan menjadi jalan kebaikan bagi orang lain.


T: .Bagaimana cara melaksanakan tugas 7 M yang sering terkendala dengan Undang-undang
     perlindungan anak?
J: Mengikuti norma dan adat kebiasaan di daerah tersebut, norma di sekolah dan masyarakat
    melalui ketua komite sekolah melaksanakan MOU terkait pola Pendidikan anak di sekolah.

T:  Bagaimana proses persiapan menjadi guru berprestasi?
J:    1. Persiapkan dengan baik kapan waktu yang dibutuhkan dalam lomba tersebut dengan
            berdasar pada pedoman lomba guru berprestasi.
2        Jangan mau menjadi peserta guru berprestasi karena desakan pihak luar seperti PGRI/Kepala sekolah.
3.      Padahal kita belum siap, karena akan banyak menghabiskan biaya, tenaga, pikiran dan waktu saja.
4.      Karya tulis untuk bekal guru berprestasi adalah buku-buku karangan sendiri/antologi dan tulisan kita yang pernah dimuat di berbagai media cetak.

      5   Persiapkan pula media pembelajaran, bimbingan kepada rekan guru dan bimbingan  
           kepada  anak-anak kita sehingga menjadi juara.

T : Amalan batiniah apa yang kita lakukan saat mengikuti lomba guru berprestasi?
J  : Jangan dengki kepada orang lain sesame peserta lomba guru berprestasi dan jangan sombong
      serta rasa  bakal jadi pemenang karena kita merasa paling banyak karya, misalnya.

T: .Cerita duka apa yang terjadi saat mengikuti guru berprestasi?
J:  Harus mandiri perihal biaya dalam proses mengikuti ajang guru berprestasi. Karena
    membutuhkan modal, kesabaran, ketawakalan yang luar biasa.
    Selalu bangkit dan terpacu untuk menjadi yang terbaik karena selalu berdoa kepada Allah dan
    fokus dalam bekerja.
    Ada pepatah atau Kata Mutiara “Jangan takut berbuat salah tapi takutlah tidak bisa
    memperbaiki kesalahan”.

T: Bagaimana cara menciptakan produktivitas dan konsistensi terhadap penciptaan cara belajar
     kreatif?
J : Konsistensi diri yang kreatif , modalnya adalah pembiasaan istiqomah.
           Banyak belajar dengan orang lain dan jangan merasa lebih hebat dari orang lain. Selalu
          bertanya dan menyimak pembicaraan orang lain dengan maksud untuk menambah ilmu.

T. Bagaimana cara penilaian lomba guru berprestasi?
J : Guru berprestasi secara fisik akademis dan professional dinilai dari sudut portofolio. Sedangkan aspek
    pedagogic, kepribadian, social dinilai dari gesture wawancara, cara presentasi dan
     performance pada saat ikut lomba.

T: Motivasi apa yang mendorong ikut lomba guru berprestasi?
J: Motivasinya adalah menjadi jalan kebaikan dan menjadi contoh kebaikan bagi orang lain.
   Pendidikan dan gelar sesorang bisa dikejar namun jam terbang seseorang hanya bisa dikejar
   dengan cara belajar dan bergaul dengan orang yang bersangkutan

Demikian resume pertemuan ketiga, semoga bermanfaat.
Tangerang  April 2020
Pajarwati
                                                Guru Matematika SMPN 16 Tangerang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Parenting orang tua mengajar

"Tak semua orang tua dapat menjadi guru buat anaknya, dan tak semua guru lihai menjadi guru anaknya sendiri."

Karya Inovasi Dan Kwalitas Diri