Belajar Menulis Gelombang 9
April  ,2020
Pertemuan 1  : Jumat, 10 April  2020
Waktu             : Pukul 19.00 – 21.00 WIB
Pemateri        : Bapak Agus Sampurno
                        (Pemenang Guru Era Baru Acer Award tahun 2012)
                        (Pengelola Blog http://gurukreatif.wordpress.com)
Moderator       : Wijaya Kusuma (Om Jay)
Topik              : “Belajar Jarak Jauh”
                           Daring melalui  WAG
Peresume         : Pajarwati,M.Pd, SMPN 16 Tangerang Kota (fajar0798@gmail.com/pajatwati.blogspot.com)

Susunan Acara :

-       Pemaparan materi melalui tulisan di WAG
-       Diskusi membahas tentang ide , cara melipatgandakan pembaca dan trend topic pembelajaran jarak jauh.
-       Aksi nyata memposting tulisan d facebook

Menurut bapak Agus Sampurno, ide dalam menulis sebenarnya mudah dicari dan ditemukan, yang sulit adalah cara melakukan eksekusi hingga menjadi sebuah tulisan. Bapak Agus Sampurno  adalah narasumber nasional yang sudah sering berkeliling Indonesia untuk berbagi ilmu.
Beliau adalah salah satu pemenang guru era baru acer award tahun 2012 juga pengelola  blog http://guraru.org bersama Om Jay.
Pada kesempatan ini bapak Agus Sampurno ,memaparkan  dan mengajak berdiskusi  bagaimana mencari ide dalam  menulis  dan melipatgandakan pembaca. Dalam hal menulis  banyak yang menarik dan bisa dinikmati prosesnya.

Hal yang mesti dihindari dalam konteks blok di internet yang memiliki banyak keterbatasan. Keterbatasan  yang dimaksud adalah saat di internet ada dilautan informasi  yang benar- benar tanpa positioning yang pas tulisan tidak akan dibaca orang.
Menulis dengan menjadikan dirinya sebagai peran utama dan sibuk menceritakan dirimya sendiri, bukan fokus pada bagaimana menuntaskan pertanyaan atau mencari sebuah solusi permasalahan .

Bisa dimulai dari hal yang biasa  dilakukan oleh seseorang  yang baru belajar menulis  dan bisa berujung pada kebosanan. Sedangkan kita belum tentu menyukai membaca cerita orang lain.

Orang lebih senang mencari sesuatu yang ada hubungannya dengan keuntungan atau kebutuhan dirinya. Upayakan agar mengubah arah tulisan agar mulai menjadi jawaban atau solusi dari permasalahan yang orang lain alami.

 Jika  kita ingin lebih semangat menulis karena ingin mendapatkan tanggapan dari orang lain, maka tulislah dan berikanlah  saran – saran bagi sebuah hal yang sedang menjadi kegelisahan banyak orang.
Tentu ini adalah bukanlah hal yang mudah. Ketika kita memulai  menulis tentang diri sendiri, harapan kita pastilah ada yang membaca dan memberikan tanggapan atau masukan. Sayangnya jika tidak ada yang menanggapi, pasti si penulis akan  menjadi malas menulis lagi.

Beberapa kesalahan yang biasa dilakukan oleh seseorang yang sedang belajar menulis  adalah:
1.      Berpikir sesuatu sebelum memposting itu penting, terkadang penulis  tidakmembaca ulang tulisannya, tidak ada namanya slf checking atau proses editing.
2.      Tulisannya terlalu panjang dan mengandung banyak ide besar didalamnya.

Dalam menyikapi Situasi Pembelajaran Jarak Jauh  ada beberapa hal seseorang bisa menulis dari beberapa perspektif, yaitu:
1.      Perspektif sebagai pendidik yang merasa dirinya sukses; ia akan menceritakan bagaimana dirinya sukses mengampu pembelajaran online, dengan menceritakan kesehariannya dalam mengajar secara online. Ia lupa banyak pendidik di luar sana yang masih berjuang mengatasi kendala.
2.      Perspektif sebagai pendidik yang menyalahkan orang tua siswa yang kurang sigap mendampingi anaknya dalam pembelajaran jarak jauh.
3.      Perspektif pendidik yang mencoba memberikan jalan keluar berdasarkan pengalamannya. Ia berperan memberikan pertimbangan, tips dan trik bagi kedua belah pihak, bagi orang tua siswa dan guru.
Setelah penjabaran materi dilanjutkan  Tanya jawab
(maaf hanya beberapa yang saya tampilkan )

T: Bagaimana cara memberi “ruh” atau “jiwa” pada tulisan kita dan apa rahasia kreatifitas  bapak?
J: Cara terbaik memberikan ruh adalah, sebagai penulis anda sudah tahu dalam satu kalimat, hal apa yang ingin anda sampaikan kepada pembaca. Sebuah buku yang tebal nya berlembar lembar pun pada akhirya punya satu tema besar yang ingin disampaikan.
Rahasia kreativitas saya adalah menggunakan media sosial untuk mengamati, bertemanlah di media sosial dengan orang yang tepat sesuai dengan bidang anda, maka akan banyak ide yang mengalir disitu.

T:  Bagaimana cara mengatasi kelemahan pembelajaran jarak jauh,  terutama bagi siswa atau orang tua yang tidak memiliki media Teknologi Informasi dan Komunikasi yang memadai, padahal pembelajaran harus tetap berjalan?
J: Jika berkenan guru bisa memberikan penugasan seminggu sekali.
Secara terjadwal dan terstruktur setiap hari dalam seminggu. Untuk kemudian ada kewajiban guru mengambil hasil tugas, atau anak dan orang tua setorkan tugasnya.
T: Izin bertanya pak @Agus Sampurno  . Sebagai pemula mencoba sedikit demi sedikit menulis. Namun ketika ditengah jalan sering mengalami writers block selain itu terkadang muncul ide baru yg berbeda dengan pokok pembahasan yg sedang di tulis. Bagaimanakah solusinya?
J: Tidak mengapa,  sambil mengasah keterampilan membuat tulisan, namun sedikit sedikit ubah arah tulisan agar mulai menjadi jawaban atau solusi dari permasalahan yang orang lain alami

 Materi dilanjutkan dengan  “Bagaimana facebook bisa melipatgandakan pembaca tulisan kita. Dalam sesi ini bapak Agus Sampurno mencoba melakukan elsperimen  mengenai bagaimana facebook dapat melipatgandakan pembaca tulisan kita.

Judul tulisan: 5 caramenghindari kesalahan dalam memberikan penugasan di kelas online.

Paragraph pembuka: Menjadi viral baru baru ini status dari para orang tua siswa yang kelelahan saat mesti mendampingi anaknya belajar secara online. Hampir semua orang tua mengeluh betapa kewajiban mendampingi anaknya menjadi hal yang luar biasa berat. Pihak yang mencoba bijak pasti akan mengatakan bahwa saatnya orang tua siswa menyadari bahwa mendidik itu tidak mudah. Sebuah hal yang tidak akan laku dimata orang tua siswa yang menyekolahkan anaknya di sekolah swasta di kota besar yang bayarannya pastinya lumayan. Hal yang sama juga tidak akan berlaku bagi orang tua yang mungkin punya banyak halangan dalam mendampingi anaknya, mulai dari dirinya yang mesti bekerja sampai tingkat pendidikan yang kurang menunjang.
Paragraph isi:
Ada beberapa kesalahan yang dilakukan pendidik ketika menyelenggarakan kelas online ditengah wabah Covid 19 ini
1.     Guru berniat sekali menggantikan kelas tatap muka nya dengan kelas online. Ini akan menimbulkan masalah baru karena pastinya waktunya akan panjang dan materinya berat. Solusinya: memberikan penugasan mingguan yang disitu sudah ada deadline atau batas waktu yang terjangkau dan terukur. Hal ini akan menghindari kerumitan bagi orang tua siswa.
2.     Guru belum melakukan pembagian antara mana siswa yang lebih cocok diberikan tugas online dan offline. Jika ini terjadi maka guru kerap hanya berfokus pada penugasan yang online saja.  Saat yang sama ia akan bingung mengapa ada siswa yang respon nya lambat. Solusinya: Saatnya berikan pilihan pada ortu siswa apakah ingin tugas yang online atau yang offline. Jika online berarti orang tua sudah mengetahui mesti tugas menggunakan platform apa dan kapan mesti dikumpul. sementara untuk tugas offline mesti ada perjanjian pengumpulan tugas yang disetujui guru dan orang tua siswa

3.     Guru hanya sibuk memberikan tugas kepada siswanya, namun tidak menemani orang tua siswanya dalam situasi krisis ini. Semua orang tua siswa menyadari bahwa tinggalnya anak mereka di rumah adalah keputusan diluar kemauan sekolah. Untuk itu solusi terbaik adalah luangkan waktu untuk satu hari diadakan diskusi antara guru dan orang tua siswa, caranya bisa macam macam bisa lewat grup chat atau menyebarkan survey mengenai keinginan dari orang tua siswa.

4.     Guru memberikan penugasan yang bertipe High order thinking skills atau HOTS. Ada juga guru yang menyuruh siswanya melakukan sesuatu yang memerlukan persiapan . Sebagai contoh ada orang tua siswa yang mengeluh anaknya diminta berpakaian adat kemudian di foto dan fotonya dikirim ke gurunya. Solusinya: berikan tugas yang memerlukan pendampingan minim dari orang tua siswa. Saat memberikan tugas, guru juga bisa menyelipkan panduan singkat bagi orang tua. Guru juga bisa memberikan estimasi waktu pengerjaan, sehingga orang tua yang sibuk bisa memperkirakan kapan ia mesti membantu, menyesuaikan estimasi waktu yang diberikan oleh guru anaknya

5.     Guru cenderung ingin menghabiskan target kurikulum. Hal ini bukanlah sebuah hal yang salah. Namun yang harus d iingat bahwa kecenderungan tadi membuat seorang guru menjadi tidak fleksibel. Solusinya: Guru mesti menerima situasi bahwa saat ini adalah saat krisis yang terjadi diluar kehendak dirinya sebagai seorang guru. Untuk itu ketika seorang guru sudah menerima situasi ini maka ia akan lebih terbuka pada masukan sambil terus menerus mencari dan belajar dengan cara terbaik dalam mencari bentuk kelas online yang sesuai, atau jika beberapa minggu kemarin kelas online justru banyak menimbulkan masalah saatnya dicarikan skenario lain yang penting siswa tetap fokus dan siap belajar pada saat wabah telah selesai.

Paragraph Penutup:
Banyak sekali prediksi yang beredar mengenai kapan situasi pandemi ini akan berakhir. Di banyak kota di Indonesia, waktu belajar di rumah terus diperpanjang oleh pemerintah setempat. Ini berarti sebagai seorang praktisi perlu punya banyak ide agar kemitraan sekolah (guru) dan rumah tetap selaras

Rahasia dalam melipatgandakan pembaca, dapat dilakukan dengan menggunakan:
 5 Persuasive Words That Controls Minds :
1. You (ANDA)
2. Free (BEBAS)
3. New (BARU)
4. Now (SEKARANG)
5. Secret (RAHASIA)

Contoh Penerapan Pada Judul
1.     Tips menjadikan ANDA sebagai guru yang disegani oleh siswa
2.     Cara BEBAS dari masalah saat mengajar kelas yang ribut
3.     Aplikasi BARU yang bisa anda gunakan saat mengajar online
4.     Bagaimana membuat kelas online anda efektif mulai dari SEKARANG
5.    Lima RAHASIA Menghindari Kesalahan Dalam Memberikan Penugasan di Kelas Pembelajaran Jarak Jauh

Kesimpulan dari materi pada pertemuan hari ini :
·       - Ide datang dari mana saja
·        -  Saatnya fokus bagaimana mengemas ide
·       -  Praktekan membuat tulisan dan letakkan di dalam halaman facebook, saat yang sama postingan di facebook kita letakkan juga di link blog kita. Dengan demikian blog kita akan semakin dikenal.
    Demikian materi hari ini, terimakasih untuk ilmunya semoga bermanfaat.

Tangerang, April 2020
Pajarwati
Guru Matematika SMPN 16 Tangerang











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kiat Menulis Artikel di Majalah PGRI

Meluruskan Niat Menerbitkan Buku

"Tak semua orang tua dapat menjadi guru buat anaknya, dan tak semua guru lihai menjadi guru anaknya sendiri."